Monday, May 11, 2026

SDN PAKONG 2 LUNCURKAN INOVASI “PADU UBER LAGI” UNTUK TINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA

Pamekasan, SD Negeri Pakong 2 kembali mencatatkan langkah progresif dalam dunia pendidikan dengan meluncurkan program inovatif bertajuk PADU UBER LAGI, singkatan dari Pakong 2 Unggul Berliterasi Digital. Inovasi ini merupakan pengembangan dari program literasi sebelumnya, “Kucica Padu”, yang berhasil meningkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan digital. Program PADU UBER LAGI mulai diterapkan sejak April 2024 sebagai respon terhadap tantangan zaman di mana literasi digital menjadi keterampilan yang tak terelakkan bagi generasi muda. Literasi digital bukan hanya soal membaca dan menulis dalam format digital, tetapi juga mencakup kemampuan mencari, menganalisis, mengevaluasi, hingga memproduksi informasi secara bijak dan bertanggung jawab. “Anak-anak kita perlu lebih dari sekadar tahu cara membaca. Mereka perlu tahu bagaimana menggunakan teknologi untuk belajar dan berkembang. PADU UBER LAGI adalah jawaban kami atas kebutuhan itu,” ujar Kepala SDN Pakong 2, Bapak Syaiful Rahman, S.Pd., M.Pd. 

Program ini mengintegrasikan aplikasi perpustakaan digital S.ID dalam kegiatan pembelajaran. Dengan aplikasi ini, siswa dapat mengakses buku-buku digital, modul pelajaran, hingga video edukatif dari dalam kelas maupun dari rumah. Para guru pun dilatih untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi ini dalam proses belajar mengajar. Dari Ide Bersama Menjadi Gerakan Kolektif Inovasi ini tidak lahir dari satu kepala saja, melainkan hasil penjaringan ide dari seluruh elemen sekolah: guru, siswa, tenaga kependidikan, hingga orang tua. Proses pemilihan ide dilakukan melalui diskusi terbuka yang mendorong kolaborasi dan kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan. “PADU UBER LAGI” memiliki manfaat yang menyentuh seluruh aspek komunitas sekolah. Bagi siswa, program ini meningkatkan keterampilan literasi digital dan menumbuhkan semangat belajar mandiri. Bagi guru, memberikan kemudahan akses bahan ajar yang variatif dan modern. Sedangkan bagi orang tua, program ini membuka ruang untuk lebih aktif memantau dan mendampingi proses belajar anak di rumah. Dampak Positif dan Harapan ke Depan Sejak diterapkan, PADU UBER LAGI telah menunjukkan peningkatan akses siswa terhadap bacaan digital dan semakin tingginya antusiasme dalam pembelajaran berbasis teknologi. Tidak hanya berdampak pada kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk budaya belajar yang lebih aktif, kreatif, dan kolaboratif. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Pamekasan dan di seluruh Indonesia, khususnya dalam upaya membangun generasi yang cakap digital dan adaptif terhadap perkembangan zaman. #admin