Pamekasan, SD Negeri Pakong 2 kembali
mencatatkan langkah progresif dalam dunia pendidikan dengan meluncurkan program
inovatif bertajuk PADU UBER LAGI, singkatan dari Pakong 2 Unggul Berliterasi
Digital. Inovasi ini merupakan pengembangan dari program literasi sebelumnya,
“Kucica Padu”, yang berhasil meningkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan
digital. Program PADU UBER LAGI mulai diterapkan sejak April 2024 sebagai
respon terhadap tantangan zaman di mana literasi digital menjadi keterampilan
yang tak terelakkan bagi generasi muda. Literasi digital bukan hanya soal
membaca dan menulis dalam format digital, tetapi juga mencakup kemampuan
mencari, menganalisis, mengevaluasi, hingga memproduksi informasi secara bijak
dan bertanggung jawab. “Anak-anak kita perlu lebih dari sekadar tahu cara
membaca. Mereka perlu tahu bagaimana menggunakan teknologi untuk belajar dan
berkembang. PADU UBER LAGI adalah jawaban kami atas kebutuhan itu,” ujar Kepala
SDN Pakong 2, Bapak Syaiful Rahman, S.Pd., M.Pd.
Program ini mengintegrasikan aplikasi
perpustakaan digital S.ID dalam kegiatan pembelajaran. Dengan aplikasi ini,
siswa dapat mengakses buku-buku digital, modul pelajaran, hingga video edukatif
dari dalam kelas maupun dari rumah. Para guru pun dilatih untuk mengoptimalkan
pemanfaatan teknologi ini dalam proses belajar mengajar. Dari Ide Bersama
Menjadi Gerakan Kolektif Inovasi ini tidak lahir dari satu kepala saja,
melainkan hasil penjaringan ide dari seluruh elemen sekolah: guru, siswa,
tenaga kependidikan, hingga orang tua. Proses pemilihan ide dilakukan melalui
diskusi terbuka yang mendorong kolaborasi dan kepedulian terhadap peningkatan
mutu pendidikan. “PADU UBER LAGI” memiliki manfaat yang menyentuh seluruh aspek
komunitas sekolah. Bagi siswa, program ini meningkatkan keterampilan literasi
digital dan menumbuhkan semangat belajar mandiri. Bagi guru, memberikan
kemudahan akses bahan ajar yang variatif dan modern. Sedangkan bagi orang tua,
program ini membuka ruang untuk lebih aktif memantau dan mendampingi proses
belajar anak di rumah. Dampak Positif dan Harapan ke Depan Sejak diterapkan,
PADU UBER LAGI telah menunjukkan peningkatan akses siswa terhadap bacaan
digital dan semakin tingginya antusiasme dalam pembelajaran berbasis teknologi.
Tidak hanya berdampak pada kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk
budaya belajar yang lebih aktif, kreatif, dan kolaboratif. Inovasi ini
diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi sekolah-sekolah lain di
Kabupaten Pamekasan dan di seluruh Indonesia, khususnya dalam upaya membangun
generasi yang cakap digital dan adaptif terhadap perkembangan zaman. #admin
