Dalam perjalanannya Sekolah Dasar Negeri Pakong
2 adalah salah satu sekolah yang berada di
Desa Pakong Kecamatan Pakong. Berdiri
pada tahun 1956 merupakan salah satu Sekolah Dasar Negeri
tertua yang ada di Kecamatan Pakong. di
bawah kepepimpinan Kepala sekolah Bapak Syaiful Rahman.
S.Pd., M.MPd, SD Negeri Pakong 2 mengalami kemajuan baik secara kualitas maupun
kuantitas, telah menunjukkan
kontribusinya dalam dunia pendidikan baik secara akademis, manajemen mutu dan
administrasinya.
Sementara itu, letak geografis SD Negeri Pakong
2 secara geografis sangat strategis karena mudah
dijangkau dan terletak tidak jauh dari pusat kota.
Dalam mendukung program pendidikan secara
menyeluruh terhadap keberlangsungan pendidikan di SD Negeri Pakong 2 tepatnya
pada tahun 2020 sekolah kami meluncurkan program dgitalisasi perpustakaan
dengan menggunakan aplikasi PHP besutan dari Slim 8, yang bersifat Localhost sebagai
sebuah gagasan dari kepala perpustakaan saat itu, ibu Arinda Ekayana Sardi.
S.Pd untuk mempermudah pengelolaan administrasi yang awalnya dari manual ke
dgital, serta menumbuhkembangkan minat baca peserta didik dan juga sebagai
sarana penunjang belajar peserta didik. Perpustakaan ini di beri nama “Kucica
Padu”, yang berhasil meningkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan kucica
tersebut. Pada tahun 2024 SD Negeri Pakong 2 meluncurkan inovasi baru lagi yang di beri nama aplikasi
perpustakaan digital S.ID merupakan gagasan dari Bapak Moh. Syaifurrahman. S.Pd,
sebagai respon terhadap tantangan zaman di mana literasi digital menjadi
keterampilan yang tak terelakkan bagi generasi muda. Literasi digital bukan
hanya soal membaca dan menulis dalam format digital, tetapi juga mencakup
kemampuan mencari, menganalisis, mengevaluasi, hingga memproduksi informasi
secara bijak dan bertanggung jawab.
Profil Perpustakaan SD Negeri Pakong 2
(KUCICA)
Perpustakaan merupakan salah satu sarana yang sangat
penting dalam penyelenggaraan semua jenjang pendidikan mulai dari yang paling
rendah sampai yang paling tinggi. Sementara itu, perpustakaan adalah suatu unit
kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu yang mengelola bahan-bahan
pustaka, yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga
digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap penggunanya. Dengan kata lain,
disebutkan bahwa perpustakaan merupakan salah satu sarana pelestarian bahan
pustaka sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi ilmu
pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa dan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional tentunya adanya
perpustakaan dalam suatu sekolah yang kedudukan dan tanggung jawabnya pada
semua elemen sekolah dalam melayani civitas academica sekolah sebagai perangkat
mutlak (complement) dengan tujuan menyediakan koleksi pustaka untuk menunjang
keberhasilan proses belajar mengajar serta sebagai jantungnya pelaksanaan
pendidikan di Sekolah Dasar Negeri Pakong 2.
Sementara itu, pengelolaan
perpustakaan SD Negeri Pakong 2 pada prinsipnya mengacu pada beberapa hal antara lain: 1.
Pengadaan Bahan pustaka, 2. klasifikasi, 3. katalogisasi, 4. pengaturan dan
pemeliharaan bahan pustaka, 5. pelayanan pengguna perpustakaan, 6. pustakawan.
Dengan demikain, Membangun motivasi sangat penting bagi pelayanan
perpustakaan. Sebagai pustakawan atau orang yang bekerja di perpustakaan, sudah
waktunya para pustakawan menciptakan apa yang disebut ”a rewarding professional
experience” untuk diri pustakawan.
SeSebagai pusat kegiatan belajar mengajar untuk mencapai
tujuan pendidikan.
Sebagai pusat penelitian sederhana yang memungkinkan
para siswa mengembangkan kreativitas dan imajinasinya.
Sebagai pusat buku-buku yang bersifat rekreatif dan
mengisi waktu luang.
Sebagai edukatif, karena menyediakan buku-buku dan
sarana belajar yang disesuaikan dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Secara
tidak langsung akan menjadi sarana pendukung suksesnya tujuan pendidikan yang
dicanangkan oleh lembaga kami SD Negeri Pakong 2.
Sebagai informatif, karena menyiapkan sumber informasi
yang semuanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna perpustakaan dalam
menelusuri informasi yang dibutuhkan. Sebagai tanggung jawab administratif,
melalui proses pelayanan, dan interaksi
Sebagai riset, dalam sarana pemenuhan kebutuhan sumber
pengajaran, serta sebagai tempat penelitian Tindak Kelas (PTK).
Sebagai rekreatif, bukan secara fisik melainkan
mengarah pada psikologisnya.
Adapun manfaat perpustakaan SD Negeri Pakong 2:
Dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap
kegiatan membaca dan memperdalam pengetahuan.
Dapat menanamkan kebiasaan belajar mandiri.
Dapat mempercepat penguasaan teknik membaca.
dapat melatih peserta belajar pada arah tanggung jawab
ilmiah.
Dapat membantu peserta didik dalam kelancaran
tugas-tugas belajarnya.
Dapat membantu guru dalam menemukan sumber-sumber
pengajaran.
Dapat membantu seluruh elemen pendidikan dalam
mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kegiatan-kegiatan kecil
seringkali bisa menjadi awal dari suatu capaian yang
besar.
”Nothing is really work unless
you would rather be doing something else (James M. Barrie).
(Buku adalah pembawa peradaban. Tanpa buku, sejarah itu sunyi, sastra itu bodoh,
sains lumpuh, pemikiran dan spekulasi terhenti. Buku adalah mesin perubahan,
jendela di dunia, mercusuar yang didirikan di lautan waktu) Barbara W. Tuchman
Oleh; Admin Perpustakaan Kucica